Home / KRIMNAR / KRIMINAL / Cabuli Anak Dibawah Umur Hanya 10 Tahun
Pencabullan di bawah umur di benowo . JM
Pencabullan di bawah umur di benowo . JM

Cabuli Anak Dibawah Umur Hanya 10 Tahun

JatimMandiri, Surabaya -Slamet Arifin, 28, Warga Jalan Uka 15, Kecamatan Benowo tak menyangka dirinya akan mendapatkan vonis 10 tahun kurungan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Slamet merupakan terdakwa kasus pencabulan kepada V 7, R 8, dan S 6 dimana 3 anak ini tak lain adalah tetangganya sendiri.

Sebelum duduk dikursi terdakwa, terlihat terdakwa yang terus tertunduk ini menyembunyikan raut wajahnya. Begitu saat hakim Kamaruddin Simanjuntak memanggilnya untuk memulai sidang, terdakwa terus tertunduk malu.

Dalam sidang itu, hakim ketua kamaruddin Simanjuntak membacakan langsung amar putusan itu.

Dimana terdakwa telah melanggar pasal 82 Undang Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU. RI. No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Selain itu hal yang memberatkan terdakwa telah merusak masa depan anak, serta melanggar norma agama. Sementara itu yang meringankan terdakwa berprilaku sopan, dan mengakui semua perbuatannya. “Dengan ini terdakwa atas nama Slamet Arifin divonis 10 tahun kurungan penjara,” terang Kamaruddin Simanjuntak, Senin (31/10).

Dengan putusan itu terdakwa kaget jika vonis yang dijatuhkan hakim ini masih cukup tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fathol Rasyid yang menuntut 14 tahun kurungan penjara. Meskipun begitu terdakwa sempat akan mengajukan banding. “Iya terdakwa memang sempat akan mengajukan banding, tapi kami masih akan pikir pikir dengan putusan hakim itu,” terang Kuasa Hukum terdakwa, Fariji.

Fariji mengatakan jika putusan hakim itu cukup manusiawi. Meskipun begitu, dirinya belum bisa menentukan sikap menerima putusan hakim atau bahkan mengajukan banding. “Kami masih akan membicarakan sama keluarga terdakwa soal putusan hakim ini, mengingat pasal yang disangkakan ke terdakwa ini menjadi atensi pemerintah,” bebernya.

Perkara pencabulan yang dilakukan terdakwa, dimulai dari tahun 2013 hingga 2016 dimana terdakwa yang melihat korban V,7 bermain di depan rumah terdakwa bersama teman-temannya. Saat itu terdakwa memanggil korban untuk melihat video porno yang ada di HP milik terdakwa.

Merasa berhasil, ke esokkan harinya, terdakwa kembali memanggil korbannya untuk masuk kedalam kamar terdakwa. Dari dalam sana, terdakwa kembali melihatkan video porno kepada korban, sambil melucuti celana dalam korbannya.

Hal senada juga dialami oleh R, dan S dimana keduanya juga diperlihatkan video porno oleh terdakwa. Tak hanya itu ketiganya sempat di suruh oleh terdakwa mengoral kemaluan terdakwa. Semua itu dilakukan terdakwa di dalam kamarnya, secara berulang kali hingga pada tahun 2016.nbd

About redaksi

Check Also

img_8871.jpg

Polda Jatim Tangkap Pemuda Bangkalan Penghina Kapolri

JatimMandiri, Surabaya – Akibat berkomentar sinis di akun medsos, seorang Pemuda warga Bangkalan Madura, diamankan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *