Home / HUKDIL / PENGADILAN / Dimas Kanjeng Bakal Diadili
Dimas Kanjeng,46, tak lama lagi bakal diadili
Dimas Kanjeng,46, tak lama lagi bakal diadili

Dimas Kanjeng Bakal Diadili

JatimMandiri, Surabaya Tersangka utama dugaan penipuan di Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng,46, tak lama lagi bakal diadili. Berkas perkara tersebut sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.
Informasi diperoleh menyebutkan, berkas perkara Dimas Kanjeng yang sudah P21 ialah perkara penipuan dengan pelapor Prayitno Supriadi asal Jember. Oleh penyidik Polda Jatim, tersangka Dimas Kanjeng beserta barang bukti (tahap kedua) akan diserahkan ke Kejaksaan pada (3/1).
Kasi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Richard Marpaung, membenarkan bahwa berkas perkara Dimas Kanjeng sudah P21. “Sudah P21 kemarin. Kami tunggu dari Polda tahap duanya,” ujarnya dihubungi Rabu, (21/12).

Di bagian lain, dikabarkan hari ini penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim memeriksa kembali Marwah Daud Ibrahim, Ketua Yayasan Kraton Kesultanan Raja Praburajasanagara. Yayasan itu adalah nama baru dari Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, padepokan yang dipimpin Taat Pribadi. Ini pemeriksaan keempat kalinya untuk Marwah Daud. Ke Polda Jatim, anggota Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia itu didampingi tim pengacaranya.
Salah satu advokat yang mendampingi, Muhammad Soleh, membenarkan bahwa Marwah Daud menjalani pemeriksaan. Dia juga mengaku akan menemui Dimas Kanjeng di dalam tahanan Markas Polda Jatim. “Bu Marwah masih di dalam. Kami mau nemui Pak Taat dulu,” katanya.

Seperti diketahui, Dimas Kanjeng dan padepokannya jadi sorotan publik setelah dia ditangkap oleh petugas gabungan Polres Probolinggo dan Polda Jatim di Padepokan Dimas Kanjeng yang dipimpinnya di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Kamis, (22/9).

Oleh polisi, Dimas Kanjeng disangka mengotaki pembunuhan dua anak buahnya, Ismail Hidayat dan Abdul Gani. Selain itu, Dia juga ditetapkan sebagai tersangka penipuan bermodus penggandaan uang. Diduga, korbannya puluhan ribu orang dengan total kerugian korban sekira ratusan miliar, bahkan bisa triliunan.nt

About redaksi

Check Also

Pemeriksaan dilakukan di Surabaya karena saat ini mantan Direktur Utama PT PLN itu masih berstatus tahanan kota dalam perkara aset PT Panca Wira Usaha, BUMD Pemprov Jawa Timur. JM

Di Diperiksa Terkait Kasus AKBP Brotoseno

JatimMandiri , Surabaya -Ternyata Penyidik Bareskrim bakal menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *