Home / HUKDIL / KPAI Catat 1000 Kekerasan Terhadap Anak Selama 2016
KPAI menctat permasalan kekerasan yang paling banyak terhitung di 2016 . JM
KPAI menctat permasalan kekerasan yang paling banyak terhitung di 2016 . JM

KPAI Catat 1000 Kekerasan Terhadap Anak Selama 2016

JatimMandiri, Surabaya – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat 1000 kasus kekerasan pada anak dalam kurun waktu selama tahun 2016. Di antara 1000 kasus tersebut, ada 136 kasus kekerasan terhadap anak melalui medsos.

“Tren perkembangan teknologi yang membuat medsos menjadi salah satu alat untuk kekerasan terhadap anak. Misalnya bully dan sejenisnya,” ujar Ketua bidang Sosialisasi KPAI, Erlinda saat ditemui usai sosialiasi seminar pendidikan melindungi anak dari tindak kekerasan yang diselenggarakan oleh Sahabat Perlindungan Anak Indonesia (SAPA) di Gedung Jalan Kertomenanggal Surabaya, Rabu (7/12).

Sedangkan untuk pelaku, kata Erlinda, hampir sebagian besar pelaku adalah orang terdekat korban. Misalnya saudara, kakek bahkan ayah kandung korban. Dan rata-rata dari golongan masyarakat ekonomi bawah. “Ini harus diwaspadai dan perlu kehati-hatian orang tua agar kekerasan terhadap anak tidak meningkat,” sambungnya.

Terkait itu, KPAI meminta kepada calon kepala daerah yang maju pilkada serentak 2017 nanti dan juga Partai Politik di Indonesia untuk dapat membuat program untuk perlindungan anak di Indonesia dari masalah kekerasan.

“KPAI sangat mendukung dan menyambut baik apabila parpol dan calon kepala daerah yang membela hak anak Indonesia dari kekerasan. Karena anak merupakan generasi penerus perjuangan bangsa Indonesia menjadi lebih baik,”sambungnya.Oleh karena itu, pihaknya juga menyambut positif terhadap Organisasi SAPA ini yang memberikan sosialisasi dan perlindungan hak anak, dan pihak KPAI siap menggandeng tangan SAPA untuk gencar memberikan sosialisasi dan perlindungan ke masyarakat agar anak dapat diberi perlindungan dengan baik tanpa adanya kekerasan.

“Dengan kerjasama ini sesuai dengan pasal tentang perlindungan anak. Dimana dalam pasal tersebut setiap elemen masyarakat baik parpol maupun tokoh agama, bahkan teman media wajib terlibat untuk melindungi anak dari aksi kekerasan,” tandasnya. (arf)

About redaksi

Check Also

jatimmandiri benyamin

DPRD Jatim Kawal Kasus Kekerasan Dokter di Sampang

JatimMandiri, Surabaya – Aksi kekerasan yang dilakukan oleh Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kab. Sampang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *