Mengaku ngaku TNI untuk meminta uang .

Ngaku TNI Gadungan Minta Uang, Ditangkap

JatimMandiri, Surabaya Oknum TNI gadungan berpangkat Sersan Dua (Serda) kembali berulah. Berlagak mempunyai kemampuan meluluskan menjadi anggota TNI, Yusuf Wijaya, 23, untuk menipu.

Dengan mengenakan pakaian lengkap TNI-AD, pelaku yang indekos di Jalan Simorejo Sari A Gang 9 Nomor 14, Surabaya, mengelabuhi korbannya bernama Mudzakir, 20, warga Desa Bumirejo, Kecamatan Kepuhbaru Bojonegoro, untuk membantunya agar diterima menjadi anggota TNI-AD.

Untuk memperlancar pelaku meminta sejumlah uang kepada korban, dengan alasan untuk biaya akomodasi. Korban terlanjur percaya dan memberikan uang senilai RP 10 juta dan Rp 2 juta.”Secara tidak disengaja saya melihat posthingan di media sosial facebook ada TNI gadungan yang ciri-cirinya mirip dengan dia (pelaku),” kata Mudzakir, Jumat (9/12).

Korban yang curiga melaporkan temuan ke Deninteldam V/Brawijaya dan Denintel Pasmar-1 Kota Surabaya. Laporan itu segera ditindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Denpom V/Brawijaya.”pelaku ditangkap saat berada di Jalan Simo Sari Surabaya,” kata Kapten Muntahar.

Modus pelaku adalah menawari setiap orang kenalnya, yang mau menjadi anggota TNI. Untuk menyakinkan korbannya, pelaku kerap mengenakan seragam lengkap. “Pelaku ini mengaku bisa membantu untuk meluluskan orang yang mau menjadi anggota TNI,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya menggeledah kamar kos pelaku dan menemukan atribut TNI dan KTP palsu milik Yusuf Wijaya. Selain itu, barang bukti lain diantaranya, satu dokumen formulir pendaftaran Calon Tamtama TNI AD gelombang 2 atas nama Mundakir, kaos doreng, handuk brtulisakn TNI AD, baret TNI-AU, tas rangsel TNI, dua buah baju PDH atas nama Yusuf wijaya.

Disamping itu, pihaknya juga menyita satu kalung TNI, satu buah pangkat Serda, dua ponsel Smartphone dua ATM, “Kami juga menyita satu sangkur TNI dan uang tunai Rp 110 ribu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, TNI gadungan ini, diamankan dibawa ke Denpom V/4 Surabaya untuk diperiksa lebih intensif.”Karena tergolong warga sipil, setelah diperiksa rencananya nanti akan kami serahkan ke polisi,” pungkas Muntahar.
K
apolsek Wonokromo Kompol Arisandi mengatakan sampai sekarang pihaknya belum mendapat pelimpahan kasus TNI gadungan ini. Namun, pihaknya telah mengetahui jika pelaku tersebut akan diserahkan ke polisi.
“Kami belum menerima pelimpahan pelaku TNI gadungan,” tan

About redaksi

Check Also

SYAHRI MULYO PAMIT

Post Views: 88 Calon bupati Tulungagung Incumbent Syahri Mulyo sampai tadi malam masih sembunyi dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JatimMandiri
Assign a menu in the Left Menu options.