Home / KORUPCANG / Tawarkan Investasi Bodong, Janda Empat Kantongi 13 Miliar
Menawarkan kerjasama proyek pengadaan alat pemadam kebakaran. FOTO:JM/BKR
Menawarkan kerjasama proyek pengadaan alat pemadam kebakaran. FOTO:JM/BKR

Tawarkan Investasi Bodong, Janda Empat Kantongi 13 Miliar

JatimMandiri , Surabaya – Dua tahun sudah, Maya Vitasari alias Wulandari menjalankan bisnis abal abalnya. Entah saking cerdasnya Maya, ataukah saking percayanya korban. Hingga perempuan 47 tahun tersebut berhasil mengumpulkan uang 13 Miiar, hanya dari satu orang investor saja. Namun, investasi bodong yang dijalankan janda 4 anak tersebut akhirnya terbongkar. Maya pun kini jadi pesakitan.

Bisnis yang dijalankan Maya tersebut dimulai sejak Januari 2015. Saat itu, dia menawarkan kepada Kartika Kumalasari, warga Jalan Mulyosari Prima, Mulyorejo Surabaya agar ber-investasi kepadanya. Kerjasama yang ditawarkan Maya kepada Kartika adalah proyek pengadaan alat alat pemadam kebakaran.

Kendati Maya tinggal di Jalan Ancol Selatan, Tanjung Priok Jakarta dan Kartika tinggal di Surabaya. Karena mereka sudah saling mengenal, Kartika pun menyetujui tawaran Maya. Sebab, keuntungan yang dijanjikan Maya besar. Yakni keuntungan 20 persen setiap kali pengadaan. Kartika akhirnya menrasfer dana sebesar Rp 14.400. 000,-.

“Dari modal awal itu, tersangka (Maya, red) kemudian berpura pura melakukan bisnisnya tersebut dan memberi keuntungan 20 persen. Kemudian, tersangka kembali meminta modal kepada korban (Kartika, red) dengan jumlah yang lebih besar hingga puluhan kali,” sebut Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Bayu Indra Wiguno, Minggu (18/12/2016).

Meskipun keuntungan yang dijanjikan Maya kepada Kartika dibayar lancar secara berkala oleh Maya. Namun modal pokok yang disetor Kartika kepada Maya, tidak kunjung dikembalikan. “Dan setelah dicek korban, ternyata uang investasinya sudah habis dipakai tersangka,” imbuh Kompol Bayu.

Tak tanggung tanggung, korban mengalami kerugian sebesar 13 Miliar. Karena kerugian itu tidak kunjung diganti tersangka. Akhirnya korban melapor ke Polrestabes Surabaya. Setelah dilacak, tersangka ditangkap di Jalan Tamansari II No. 56 Jakarta pada Kamis (15/12/2016).

Tidak hanya tersangka Maya yang digelandang Unit Resmob Polrestabes Surabaya ke Mapolrestabes. Namun, sejumlah barang bukti juga turut diamankan. Diantaranya, satu unit mobil Pajero bernopol B 1866 TLP ; uang tunai 100 Juta ; bukti transfer setoran Bank BCA dan sejumlah bukti transfer dari ATM bank lain serta seperangkat alat bernyanyi.

Sementara itu, Maya mengakui jika bisnisnya tersebut adalah bisnis fiktif. Dia bahkan mengakui jika uang tersebut digunakannya untuk menghidupi keempat anaknya pasca hidup sendirian. Bahkan Maya mengaku tidak tahu persis jumlah uang yang berhasil dikumpulkannya. “Semua barang itu saya beli dari uang investasi yang diserahkan dia (korban, red),” akunya.

Selain itu, Maya mengaku kecanduan main judi online. Karena sering kalah, diapun membabi buta dalam memasang taruhan. Dengan harapan agar dia menang dan mendapat uang kembalian lebih banyak. “Sekali pasang judi, bisa sampai 250 juta. Tapi saya selalu kalah,” pungkas Maya.

About redaksi

Check Also

Henry J Gunawan

Dugaan Penipuan Rp 14M, Henry Gunawan Segera disidang

Jatimmandiri, Surabaya – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan Rp 14,5 Miliar dengan tersangka bos PT …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *