Home / KRIMNAR / Narkoba Rp 30 Miliar Dibongkar
Irjen Pol Machfud Arifin didampingi Kombes Pol. M. Iqbal, menunjukkan tersangka dan barang bukti narkoba di Mapolrestabes Surabaya. Foto: JM/Robert
Irjen Pol Machfud Arifin didampingi Kombes Pol. M. Iqbal, menunjukkan tersangka dan barang bukti narkoba di Mapolrestabes Surabaya. Foto: JM/Robert

Narkoba Rp 30 Miliar Dibongkar

JatimMandiri, Surabaya – Ini bukti Surabaya menjadi ladang subur peredaran narkoba. Setelah di awal tahun 2017 membongkar narkoba jaringan apartemen dengan bukti 5 kilogram sabu-sabu dan 7.186 butir pil ekstasi, kasus serupa kembali terkuak, bahkan kasusnya lebih besar. Kali ini, polisi menggerebek gudang penyimpanan narkoba di Perumahan Purimas Cluster Legian Paradise H/6 No 2, Gunung Anyar, Surabaya. Dua orang jaringan bandar narkoba internasional diringkus, yakni Darma Sulaiman (25) dan Jayus Yudhas Pratama (23). Jaringan ini pun memanfaatkan perumahan elit dan apartemen untuk bertransaksi.

Rumah itu dikontrak oleh Jayus Yudhas, warga asli Jalan Jatihandap Mandalajati Bandung. Dia tinggal di sana bersama istri dan seorang anaknya sudah hampir 2 bulan. Dari kontrakan Jayus inilah, Unit Idik III, Satreskoba Polrestabes Surabaya menyita 17,229 kg narkoba jenis sabu, 11.730 butir ekstasi dan 1.220 butir pil Happy Five. Jika ditotal, narkoba berbagi jenis ini senilai Rp 30 miliar. Selain itu disita peralatan untuk mengemas narkoba, yaitu sebuah alat pres, dua buah timbangan elektrik serta tiga bendel klip plastik kosong.

“Ini merupakan prestasi luar biasa dari Satreskoba Polrestabes Surabaya. Prestasi gemilang ini, dari upaya pemantauan selama dua minggu. Selain menyita berbagai jenis narkoba yang jumlahnya fantastis, ditangkap pula dua orang yang terlibat di dalamnya. Keduanya merupakan jaringan luar negeri,” sebut Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombespol M Iqbal, di Mapolrestabes Surabaya.

Dengan hasil ini, Irjen Pol Machfud Arifin berharap, dapat menangkap dan membongkar seluruh jaringan kedua tersangka yang berhasil ditangkap. Hal itu bertujuan agar para bandar narkoba semakin enggan masuk dan beroperasi di Surabaya. “Kami juga berharap peran serta warga. Jika melihat aktifitas narkoba di lingkungannya, jangan takut untuk melapor ke kepolisian terdekat,” imbaunya.

Penggerebekan yang dilakukan di Perumahan Purimas Cluster Legian Paradise H/6 No 2, Gunung Anyar Surabaya, berawal dari ditangkapnya Jayus di kamar 511 di Hotel Erofa Jalan Menur No 18-20 Surabaya. Dia ditangkap Jumat (31/03/2017) sekitar pukul 11.00 Wib. Setelah itu, Gayus dikeler ke kontrakannya tersebut hingga Satreskoba Polrestabes Surabaya berhasil menyita narkoba narkoba tadi.

Penggerebekan itu dipimpin langsung Wakasatreskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Anton Prasetyo dan Kanit Idik III, AKP Suhartono. Namun, sebelum menangkap dan menggerebek gudang narkoba yang dikelola Jayus, mereka terlebih dahulu menangkap Darma Sulaiman di Jalan Rungkut Asri, Surabaya pada Kamis (30/03/2017), sekitar pukul 20.00 Wib, saat hendak mengirim barang. Dari tangan pria 25 tahun tersebut, ditemukan 8,82 gram. Darma mengirim hendak mengirim narkoba tersebut menggunakan motor vario.

Narkoba Impor
Darma sendiri merupakan pria asli Belitung Utara, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Tapi sudah tiga bulan, dia hidup di Apartemen Gunawangsa Surabaya, bersama istri dan anaknya. “Darma ini merupakan kurir. Dia yang sehari hari mengantar narkoba sesuai perintah Jayus,” beber Kapolrestabes Surabaya, Kombespol M Iqbal didampingi Kasatreskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal Saiful Faton.

Sedangkan Jayus, berperan sebagai operator peredaran narkoba tersebut. Jayus lah yang selama ini menerima pengiriman narkoba yang diduga berasal dari China dan Malaysia. Jayus pula yang melakukan packing dan menentukan titik pengiriman. Jayus sendiri menerima barang setiap 2 hingga 3 minggu sekali. Dan Jayus hanya menerima pemesanan minimal untuk sabu 100 gram. Sedangkan untuk ekstasi, minimal seribu butir.

“Kalau melihat label bungkusnya, barang (sabu) ini impor dari China dan Malaysia. Kami terus mengejar siapa bandar besar yang mengendalikan tersangka,” ungkapnya. n

About redaksi

Check Also

img_8795.jpg

Lagi!! Polisi jaring 29 Pasangan Mesum di Kenpark

Surabaya, jatimmandiri – Hotel hotel di dalam area wisata Kenpark (Kenjeran Park) ini memang tak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *