Home / KORUPCANG / Masih Ada Calo Tiket di ASDP Gresik Bawean
Penyeberangan Gresik Bawean
Penyeberangan Gresik Bawean

Masih Ada Calo Tiket di ASDP Gresik Bawean

JatimMandiri, Gresik – Calo tiket kapal penumpang KMP Gili Iyang milik ASDP pelayaran dari Pelabuhan Gresik tujuan ke Pulau Bawean, masih bebas berkeliaran melakukan aksinya di Pelabuhan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Para calo tiket kapal ini, menjual harga tiket mencapai Rp 100.000, hingga Rp 130.000. Sementara harga tiket resmi tujuan ke Bawean untuk KMP Gili Iyang sebenarnya hanya Rp 75.000 per orang.

 

Penjualan tiket kapal melalui calo ini terungkap, setelah ada sekitar 150 orang calon penumpang yang memiliki tiket tanpa nomor kursi. Bahkan tidak sesuai antara nama yang tercantum dalam tiket dengan nama identitas pemegang tiket tujuan Bawean yang akan berangkat Jumat (23/6) atau dua hari sebelum lebaran Idul Fitri 1438 H.

 

Pantauan JatimMandiri, Jumat (23/6) malam waktu itu di Pelabuhan Gresik, sejatinya KMP Gili Iyang milik ASDP ini berangkat dari Pelabuhan Gresik menuju Bawean mengangkut pemudik pukul 22.00. Namun, jadwal keberangkatan tertunda malam itu, karena setelah petugas dari KSOP Gresik memeriksa nama dalam tiket dengan nama asli calon penumpang dalam KTP/SIM dan identitas lain, justru berbeda. Celakanya, ada beberapa calon penumpang tiketnya memiliki nomor seri tiket sama.

 

Mendengar jika mereka tidak berangkat gara-gara tiket dimiliki beda nama, calon penumpang ini baru sadar jika mereka membeli tiket lewat calo. Merasa korban calo, ratusan calon penumpang tujuan Bawean tersebut protes pihak ASDP dan minta uang tiket mereka dikembalikan. “Kami ini tidak tahu kalau tiket yang dibeli itu lewat calo. Pantas harga tiketnya beda dari hari biasa yakni dari Rp 75.000 sekarang ratusan ribu, karena mau pulang ya dibeli,” kata Suri (40), warga Lumpur, Gresik.

 

Senada dialami Tia (33), warga Probolinggo. Ia mengaku kesal atas manajemen pihak ASDP yang masih memberi ruang bagi calo untuk menjual tiket. Hal itu ia kemukakan, lantaran ulah calo ratusan calon penumpang terlantar termasuk dirinya. Apalagi, dari informasi yang pihaknya dengar bahwa calo tiket tersebut justru anak dari oknum pegawai ASDP sendiri. “Kami ini beli tiketnya ke mas berinisial ED yang merupakan anak oknum pegawai ASDP. Makanya kami, nggak curiga kalau dia itu calo,” tandas Tia. mis

About redaksi

Check Also

Henry J Gunawan

Dugaan Penipuan Rp 14M, Henry Gunawan Segera disidang

Jatimmandiri, Surabaya – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan Rp 14,5 Miliar dengan tersangka bos PT …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *