Home / DIPOL / PILKADA / Abdul Malik : Cagub Gerindra Tunggu Rekom Prabowo
img_9379.jpg

Abdul Malik : Cagub Gerindra Tunggu Rekom Prabowo

JatimMandiri, SURABAYA – DPD Partai Gerindra Jatim menegaskan hingga saat ini pihaknya belum memutuskan nama cagub dan cawagub yang akan diusung di Pilgub Jatim 2018. Meski sudah beberapa kali muncul nama La Nyalla M Mattalitti oleh petinggi DPP, namun DPD Gerindra Jatim memilih untuk menunggu keputusan resmi dari Ketua Umum Prabowo Subianto. 
Abdul Malik, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim menegaskan, Partai Gerindra belum ada satu namapun yang akan diusung Partai Gerindra dalam pilgub Jatim 2018 nanti. Partainya, dari tingkat provinsi hingga tingkat Cabang, masih berpedoman pada hasil Rakerda di Batu dan Surabaya pertengahan Juni lalu. “Nama-nama yang muncul itu hanya opini pribadi kader-kader Gerindra. DPD Gerindra Jatim hanya siap memenangkan calon yang sudah direkom DPP,” ujar Abdul Malik, Senin (3/7/2017).
Politisi yang juga Ketua DPD KAI (Kongres Advokat Indonesia) Jatim menegaskan bahwa hasil Rakerda DPD Partai Gerindra di Batu dan Hotel Singgasana Surabaya, adalah menolak adanya calon tunggal. Kemudian, mayoritas DPC-DPC Kabupaten/Kota mengusulkan nama Khofifah Indar Parawansa sebagai Cagub. “Banyak yang mengusulkan Khofifah cagub dari Gerindra, terutama dari DPC madura, tapal kuda (situbondo, Bondowoso, Banyuwangi dan Jember,” ungkap Malik.
Sedangkan kader internal Gerindra yang diusulkan untuk calon gubernur adalah Soepriyatno, Ketua DPD Partai Gerindra Jatim. Namun, jika kemudian hari bersama partai koalisi menghendaki Gerindra menempati posisi L2, maka kader yang diusulkan adalah Anwar Sadad Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim. Siapapun calon gubernurnya. “Hasil Rakerda itu sudah dibawa ke DPP Partai Gerindra untuk dimintakan rekom. Sesuai tahapan Pilgub Jatim, surat rekomendasi DPP itu paling lambat akan dikeluarkan pada November 2017,” ungkap Abdul Malik.
Politisi asli Madura ini juga mendesak DPP segera mengeluarkan rekomendasi supaya DPD dan DPC Partai Gerindra se Jatim bisa melakukan konsolidasi hingga ke akar rumput serta mensosialisasikan pasangan Cagub-Cawagub yang akan diusung Partai Gerindra di Pilgub Jatim mendatang. Sejauh ini, DPC dan DPD sudah mengusulkan nama ke DPP. “Siapapun pengurus DPP boleh saja menyebut nama-nama yang akan diusung, tapi itu adalah opini pribadi, bukan partai,” sebutnya. “Perlu dipahami bersama, di Gerindra itu yang punya hak suara di tingkat bawah adalah pengurus DPD dan DPC,” tandas Kabiro Hukum pusat Pemuda Pusura ini.
Di singgung soal partai-partai yang akan diajak koalisi di Pilgub Jatim, Abdul Malik menyatakan cukup banyak. Diantaranya, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasional Demokrat (NasDem) maupun Partai Demokrat (PD). “Potensi besar memang berkoalisi dengan PKS, seperti keberhasilan di Pilgub DKI Jakarta,” jelas Abdul Malik.
apalagi, popularitas calon gubernur di Jatim, tidak menjamin kemenangan seorang kandidat. Faktor dari figur ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga sangat menentukan pemilih di bawah. “Sudah terbukti pilkada di beberapa daerah, figur yang kurang populer pun, kalau sudah didukung oleh Pak Prabowo, banyak yang menang,” ujarnya. Rko

About redaksi

Check Also

Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Ajak Relawannya Tidak Terpancing Kampanye Hitam

  JatimMandiri, SIDOARJO – Jiwa besar ditunjukkan bakal Cagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Meski bertubi-tubi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *