Home / HUKDIL / DPRD Cuci Tangan Soal Kasus Jasmas 12 M di Kejaksaan
Pimpinan DPRD Surabaya (dok)
Pimpinan DPRD Surabaya (dok)

DPRD Cuci Tangan Soal Kasus Jasmas 12 M di Kejaksaan

JatimMandiri, Surabaya – Pimpinan DPRD Kota Surabaya menolak disebut terlibat dalam persoalan dana hibah Jaring Aspirasi masyarakat senilai Rp 12 Miliar yang kini sedang ditangani Kejaksaan Negeri Surabaya. Mereka seakan hendak cuci tangan dan tak mau disalahkan soal  dugaan penyelewengan dana itu.

“Peran dari anggota dewan hanyalah sebagai penjembatan proposal pengajuan bantuan Jasmas oleh kelompok masyarakat ke Pemkot Surabaya,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Darmawan kepada wartawan di Surabaya, Sabtu.

Sedangkan untuk proses selanjutnya, lanjut dia, mulai dari verifikasi kemudian pengajuan itu dikabulkan atau tidak, lalu berapa besaran dana yang disetujui adalah wewenang Pemkot Surabaya.

Pria yang akrab disapa Aden itu mengatakan pemerintah kota sebelum mencairkan dana hibah jasmas, melakukan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan calon penerima dana hibah.

“Anggota dewan sudah tidak mengikuti alur tersebut,” kelitnya.

Kalau memang ada indikasi penyimpangan yang mengakibatkan kerugian negara, Aden mengatakan itu sudah menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum untuk membuktikannya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Masduki Toha tidak mau berkomentar banyak mengenai hal itu. Hanya saja ia mengatakan proses hukum itu adalah tugas dari penyelenggara negara.

“Saya tidak bisa berkomentar banyak karena ini menyangkut teman-teman dan lembaga kami. Tidak etislah, tapi kalau untuk penegakan hukum dan korupsi tentu kami mendukung,” katanya.

Diketahui kasus penyimpangan dana hibah Jasmas yang ditangani Kejaksaan Negeri Surabaya ada dua modus yang dilakukan seperti halnya dana hibah jasmas 2016 yang dibelanjakan tidak sesuai dengan proposal yang diajukan. Sedangkan penyimpangan dana hibah Jasmas periode tahun 2013-2014 yaitu penyaluran dilakukan kepada kelompok Usaha Bersama (KUB) yang fiktif.

Sementara itu dari keterangan sumber internal anggota dewan yang tidak berkenan namanya ditulis mengatakan tidak tertutup kemungkinan anggota dewan campur tangan saat dana hibah Jasmas itu cair ke pemohon. alq

About redaksi

Check Also

img_9894-1.jpg

Bos Pasar Turi Henry J Gunawan Ditahan Kejaksaan

JatimMandiri, Surabaya – Setelah ditetapkan tersangka atas perkara penipuan dan penggelapan atas laporan notaris Caroline. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *