Home / OTODA / GOVERNMENT / Wow!! Perubahan APBD 2017 Tembus Rp 30,3 T
img_9937.jpg

Wow!! Perubahan APBD 2017 Tembus Rp 30,3 T

 
JatimMandiri, SURABAYA – Meski ekonomi sedang sulit namun pemerintah provinsi Jawa Timur tetap berusaha menaikkan belanja dalam Rancangan Perubahan APBD Jawa Timur tahun 2017. Tercatat, Belanja daerah dalam APBD Provinsi Jatim Tahun 2017 bertambah, dari APBD murni Rp28,2 Triliun kini diajukan Rp30,3 atau bertambah sebesar Rp2,1 Triliun.
Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan, kenaikan sekitar Rp2,1 triliun itu berasal dari Sisa Lebih Pendapatan (SILPA). “Dari Silpa sebesar Rp1,5 trilyun yang sudah dipakai di anggaran murni sehingga praktis untuk kegiatan PAK (Perubahan Anggaran Keuangan, sebutan lain P-APBD) ini tinggal sekitar Rp465 miliar saja," ujar Gubernur Jatim Soekarwo usai membacakan Nota Keuangan Raperda tentang Perubahanan APBD Jatim tahun 2017 di ruang paripurna DPRD Jatim, Jumat (11/8/2017).
 

Secara rinci, orang nomer satu di Jawa Timur ini menjelaskan, Belanja sebesar Rp30,3 Triliun terdiri dari Belanja daerah tidak langsung, sebesar Rp20,1 Triliun. Sedangkan belanja langsung mencapai Rp10,2 Triliun. Namun Soekarwo mengatakan, tidak semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas/Badan di lingkup pemprov Jatim mengalami kenaikan anggaran. “Kalau diklasifikasikan berdasarkan urusan pemerintahan, seperti urusan wajib, pilihan dan kepala daerah, DPRD, unsur staf dan unsur penunjang, rata-rata mengalami kenaikan meskipun sebagian OPD juga ada yang anggarannya justru menurun di P-APBD Jatim 2017," ungkapnya.

Beberapa OPD untuk urusan wajib yang anggarannya diperkirakan mengalami kenaikan di P-APBD 2017 itu antara lain, Dinas Pendidikan Jatim dari Rp4,8 Triliun menjadi Rp5,1 Triliun. Kemudian untuk urusan Kesehatan semula dialokasikan Rp 3,6 Triliun bertambah menjadi Rp4,1 Triliun yang tersebar di beberapa Rumah Sakit Umum milik daerah serta Dinas Kesehatan Jawa Timur.
 

Rencana Belanja daerah itu nantinya dibiayai dari hasil pendapatan serta sisa dari dana pembiayaan. Untuk diketahui, berdsarkan penjelasan Nota Keuangan Gubernut terhadap Rancangan P-APBD Jatim 2017, pendapatan daerah, dibanding APBD murni tahun 2017 mengalami peningkatan yakni dari Rp27,9 triliun menjadi Rp28,8 triliun lebih atau bertambah sekitar Rp948,7  juta sekian.
 

Rinciannya,  PAD dari yang semula dianggarkan Rp14.900.003.388.123 berubah menjadi Rp15.799.606.961.372 atau bertambah sebesar Rp899.603.573.249. Lalu dana  perimbangan dari semula Rp13.025.490.926 berubah menjadi Rp13.074.483.369.341 atau bertambah sekitar Rp48.992.443.341, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah, semula Rp7.500.000.000 berubah menjadi Rp7.625.000.000 atau bertambah Rp.125.000.000.
 

Kemudian dari sisi pembiayaan penerimaan pembiayaan daerah berasal dari Silpa tahun anggaran sebelumnya yang semula dianggarkan Rp715 miliar berubah menjadi Rp1.8 triliun lebih atau bertambah sebesar Rp1.1  triliun. Lalu  dari penerimaan pinjaman daerah sebesar Rp48,3 miliar serta penerimaan kembali pemberian pinjaman sebesar Rp.1 miliar lebih.
“Terdapat pembiayaan netto semula sebesar Rp.306.666.666.666 berubah menjadi Rp.1.500.050.354.465 dan inilah yang nanti digunakan untuk menutup defisit," dalih mantan Sekdaprov Jatim ini. rko
 

Rancangan P- APBD Jatim 2017
 
Belanja                                                                 Rp.30.381.765.685.178
-          Belanja Tidak Langsung                                         Rp 20.135.881.878.585
-          Belanja Langsung                                                    Rp 10.245.883.806.593
 
 
Pendapatan Daerah                                        Rp 28.881.715.330.713
-          Pendapatan Asli Daerah                                       Rp 15.799.606.961.372
-          Dana  Perimbangan                                                Rp 13.074.483.369.341
-          Lain-lain pendapatan daerah yang sah           Rp.          7.625.000.000
 
Sisa Pembiayaan Daerah                             Rp    1.500.050.354.465

About redaksi

Check Also

Jalan di Pamekasan (ilustrasi)

Perbaikan Jalan Batumarmar Pamekasan Didanai Rp4,2 Miliar

JatimMandiri, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada tahun 2018 menganggarkan Rp …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *