Home / DIPOL / Anas dan Khofifah Paling digemari Pembaca Online
Petrus Hariyanto dan Maman dan Maman Suherman dari IPOL Indonesia.
Petrus Hariyanto dan Maman dan Maman Suherman dari IPOL Indonesia.

Anas dan Khofifah Paling digemari Pembaca Online

JatimMandiri, Surabaya – Konstelasi politik pemilihan gubernur Jawa Timur yang selama beberapa pekan terakhir sempat membeku, langsung berubah. Dalam 7 hari belakangan ini (15-21 November 2017) muncul sentimen masyarakat khususnya para pembaca media online terhadap dua sosok paling dicari. Yakni Khofifah Indar Parawansa dan Abdullah Azwar Anas.

Petrus Hariyanto, CEO IPOL Indonesia Rabu (22/11/2017) mengatakan, arah dukungan politik parpol di Pilgub Jatim semakin jelas dan mengerucut. Sebab ada dua pasangan calon yang resmi maju. Antara lain duet Saifullah Yusuf -Anas diusung PKB dan PDIP  dan pasangan Khofifah Indar Parawansa – Emil Dardak yang akan diusung Demokrat dan beberapa partai lain, seperti Golkar, Nasdem, dan Hanura.

Berdasarkan analisys data IPOL Indonesia, Khofifah dalam tujuh hari terakhir ini menempati rangking teratas figur cagub yang paling dicari di kalangan pembaca internet. Disusul posisi dua adalah Saifullah Yusuf kemudian La Nyalla M Mattalitti. Sedangkan dari sisi wakil gubernur, Abdullah Azwar Anas juga menjadi sosok paling sering diberitakan di media online, disusul Emil E Dardak dan kemudian Ipong Muchlisoni (Bupati Ponorogo). “Pembaca media online yang masuk di data kami mayoritas ada di Jawa Timur, tapi banyak juga pembaca dari Jakarta dan provinsi lain. Mereka sangat mengikuti perkembangan Pilgub Jatim,” ujar Petrus sambil menunjukkan update posisi pengguna media online di Indonesia berdasarkan keyword nama calon.

Sementara itu, Maman Suherman, Senior Advisor IPOL Indonesia mengatakan keputusan Khofifah menggandeng Emil Dardak sudah bisa di prediksi sebab momentum untuk menggaet pemilih pemula sangat tepat. “Generasi Y tidak mengenal sosok Khofifah atau bahkan Gus Ipul, mereka lebih mengenal Sosok Emil Dardak sebagai sosok bupati Milenial. Begitu juga Azwar Anas lebih bisa diterima kalangan anak muda,” terangnya.

 Maman juga menggaris bawahi tentang lemahnya posisi parpol untuk mengusung kader nya. Sejumlah nama petinggi partai justru tidak diusung dalam kontestasi Pilkada Jawa Timur. “Kondisi ini bisa jadi indikasi bahwa di Jawa Timur telah terjadi krisis kepemimpinan, artinya kader partai politik tidak memiliki kepercayaan diri untuk maju bersaing dalam kontestasi Pilkada Jawa Timur,” ujar Notulen ILK ini. rko

About redaksi

Check Also

Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad mendapat ucapan ulang tahun dari Guru Madin di Pasuruan Jawa Timur.

Sekretaris Gerindra Jatim Dapat Kado Dari Guru Madin

JatimMandiri, PASURUAN – Tidak disangka-sangka, kejutan selalu saja menghampiri Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Timur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *