Home / LAIN-LAIN / Tahun 2018 Pemkot Akan Kebut Pembesan Lahan Untuk JLLT
WhatsApp Image 2018-01-04 at 14.21.07

Tahun 2018 Pemkot Akan Kebut Pembesan Lahan Untuk JLLT

JATIMMANDIRI, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya  mengebut pembebasan lahan untuk pembangunan jalan lingkar luar timur (JLLT) yang akan dibangun sepanjang 16 kilometer.Pembebasan lahan untuk proyek Outer East Ring Road (OERR) atau Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) sejauh ini baru berjalan 25 persen.

Dimana proyek ini proyek JLLT ditargetkan selesai pada 2019 mendatang, untuk mendukung itu semua Pemkot Surabaya melalui Badan Perencanaan Pembangunan Kota (BAPPEKO) sudah menyiapkan anggarang sebesar Belanja infrastruktur  (termasuk pengadaan tanah, bangunan jalan, bangunan air dan gedung) Rp.  2.083.773.908.186,-  atau  22.86% dari angaran APBD 2018 kota Surabaya  sebesar Rp 9,11 triliun .

“ Anggarang Infrastruktur ini, kami memang fokuskan untuk dalam pembangunan jalan melui dari Proyek Merr yang tinggal sedikit lagi dan JLLT, sehingga Bu Erna (Kepala Dinas Binamarga dan Pematursan Kota Surabaya ) fokus untuk pembesaan lahan sehingga tahun depan bisa dibangun ,” ungkap  Agus Sonhaji.

Menurut Agus Sonhaji fokus di 2018 ini adalah pembangunan Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB) dan Jalur Lingkar Luar Timur (JLLT), dan menuntaskan ujungnya jalur Middle East Ring Road (MERR). Dia menyebut di tahun ini, pemkot melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan akan fokus pada pembebasan lahan dan tahun depan mulai pembangunan fisik.

Penambahan jalan-jalan baru juga menjadi concern pemkot. Menurut Agus Sonhaji, infrastruktur pembangunan jalan menjadi fokus Pemkot Surabaya karena berpengaruh dalam menunjang perekonomian di Kota Surabaya. Dengan jalan diperbanyak, lalu lintas akan semakin lancar dan ekonomi masyarakat akan meningkat. “Ini penting untuk menekan biaya logistik. Termasuk juga pemeliharaan jalan existing,” sambung Agus Sonhaji.

Agus Sonhaji menargetkan untuk pembebasan lahan untuk JLLT ini bisa terselesaikan pada tahun 2018. “ kami targeta 2018 pembebasan lahan ini bisa selesai semua, nanti kita kebut untuk pembangunan agas bisa mencapai target 2019 ini selesai,”  tegasnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Buchori Imron mengatakan, untuk JLLT ini memang ini baru dimulai, “ kalau JLLT ini kan baru di mulai, yang kita tunggulah apa sesuai target apa tidak,” katanya.

Buchori mengakui, dalam  pembesan lahan ini memang tidak mudah, banyak hambatan yang harus dilalui, tapi Pemerintah kota Surabaya harus mampu mengerjakan proyek tersebut semaksimal mungkin. int.

About redaksi

Check Also

ilustrasi

Hama ‘Kresek’ Mulai Serang Tanaman Padi

JATIMMANDIRI, Bojonegoro – Sebagian petani di Kecamatan Bubulan tengah  siaga untuk memberikan penyemprotan pestisida pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *