Breaking News
Nelayan Pamekasan yang unjuk rasa di kantor DPRD Pamekasan, (8/2/2018).

Nelayan Sumenep Tegur Jokowi, Pilih Susi atau Rakyat!

JatimMandiri, Pamekasan – Nelayan Pamekasan menggelar unjuk rasa ke kantor DPRD setempat menolak peraturan menteri kelautan dan perikanan (Permen KP) nomor 2 tahun 2015. Aksi dilakukan hari Kamis (8/2/2018) diikuti ribuan nelayan Pamekasan.

Dalam aksi yang mengatasnamakan aliansi nelayan Indonesia tersebut, nelayan meminta Presiden RI Joko Widodo untuk memilih Menteri Susi atau memilih Rakyat.

“Jokowi pilih Susi atau kami nelayan” tulis dalam spanduk yang dibawa dalam aksi penolakan Permen KP tersebut.

Sementara itu, salah satu Korlap aksi, Zainullah menuturkan, Permen tersebut sangat menyengsarakan nelayan tradisional dan akan membuat nelayan mati kelaparan.

“Bagaimana nelayan tidak akan mati kalau ada Permen tersebut, di mana sejumlah alat tangkap tradisional justru dilarang dan bagaimana caranya nelayan bisa menangkap ikan,bisa cari makan, bisa menghidupi keluarganya,” katanya.

Dikatakan, nelayan Indonesia merasa dijajah di negerinya sendiri dengan adanya Permen tersebut, di mana ruang gerak nelayan terus dibatasi dan bahkan alat tangkap tradisional cantrang dilarang.

“Lalu kami mau menangkap ikan pakai apa, kalau begitu berarti Susi (Menteri Susi) memang ingin membunuh kami,” tegasnya.

“Kami nelayan Cantrang bukan nelayan trawl, kami nelayan cantrang bukan nelayan pukat harimau, kami nelayan cantrang tradisional yang ukuran jaring kami hanya 20 meter ke kiri dan 20 meter ke kanan dan 15 meter ke belakang. Mana mungkin merusak terumbu karang,” sambungnya.

Zainullah juga menjelaskan, terumbu karang tidak akan rusak akibat jaring yang terbuat dari nilon, justru jaring nelayan yang rusak ketika bersentuhan dengan terumbu karang.

“Lalu di mana logikanya kok bisa nelayan dituduh merusak terumbu karang dengan jaring yang terbuat dari nilon itu. Itu mengada-ngada,” tegasnya.

Sehingga ia dan ribuan nelayan lainnya mendesak ketua DPRD Pamekasan dan Bupati Pamekasan, bersama-sama nelayan menyuarakan penolakan terhadap Permen KP tersebut.

Hingga berita ini diturunkan puluhan perwakilan nelayan yang menggelar aksi masih beraudensi dengan ketua DPRD dan Bupati Pamekasan. Sementara peserta aksi tetap berorasi di luar gedung. |mediamadura|

About redaksi

Check Also

Kalah, Kontraktor Ini Ngluruk Panitia Lelang 

Post Views: 62 JATIMMANDIRI,  Lamongan – Merasa penawarannya paling rendah dibandingkan dengan peserta lelang lainnya,  …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JatimMandiri
Assign a menu in the Left Menu options.