Oknum Kejati dan Aktivis SCW ditangkap Saber Pungli

JatimMandiri, Mojokerto – AK (50), oknum PNS Kejati Jatim diringkus Tim Saber Pungli Polres Mojokerto dan Kejari Mojokerto, kemarin. Jaksa fungsional pada Bidang Intelijen Kejati asal Dusun Mencek, Desa Serut, Panti Jember ini ketangkap tangan melakukan pemerasan terkait pungutan liar (pungli) di wisata reliji Jolotundo, Trawas, Mojokerto.

AK ditangkap beserta dua rekannya, yakni HCW (52) aktivis LSM asal Surabaya, AK (50) dan IW (47) asal Surabaya. Saat ini kasusnya dilimpahkan polres Mojokerto ke Polda Jawa Timur.

Informasi yang di himpun Surabaya Pagi di lapangan, penangkapan tersebut bermula pada hari Sabtu (03/02) sekitar pukul 21:30 WIB, para pelaku datang ke wisata Reliji Jolotundo dan mengaku dari Kejati Jatim, mereka langsung mengecek dugaan kecurangan penjualan karcis.

Pelaku membawa korban secara paksa kedalam mobil dan dibawa kelilling di wilayah Mojokerto dan Sidoarjo, lantas meminta uang Rp 75 juta, karena korban merasa keberatan akhirnya menawar dan disepakati senilai Rp 35 jt, karena tidak membawa uang akhirnya diserahkan uang Rp 3 juta dan sisanya akan dibayar besok harinya.

Korban lantas melapor ke Polsek Trawas dan dilanjutkan ke tim Saber Pungli, hingga akhirnya saat akan menyerahkan tambahan uang Rp 10 juta tiga pelaku langsung ditangkap, Minggu (04/02) sekitar pukul 18:00 WIB.

Tim Saber Pungli juga mengamankan beberapa barang bukti berupa 6 bendel karcis masuk wisata religy jolotundo dan uang Rp 612.000, serta uang tunai Rp 11.900.000, satu unit Mobil Mitsubishi Kuda dan 4 unit HP.

AKBP Leonardus Simarmata, Kapolres Mojokerto ketika dikonfirmasi enggan berkomentar banyak karena kasus sudah dilimpahkan ke Polda Jatim, “untuk konfirmasi silahkan langsung ke Kabid Humas Polda Jatim,” katanya.

Sementara Djoko Widjayanto kepala Disparpora Kabupaten ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tim saber pungli di lokasi wisata Religy Jolotundo. “Saya dimintai keterangan di Polres Mojokerto terkait masalah ini,” ungkapnya. dw

Identitas tiga pelaku :

1. HARI CIPTO WIYONO usia 52 tahun, LSM, alamat Mojo 1/5 Rt06, Rw05 kelurahan Mojo, Gubeng, Surabaya

2. AKHMAD KHOIRUL usia 50 tahun, PNS di Kejati Jatim (Jaksa fungsional pada Bidang Intelijen Kejati), alamat Jln A Yani, Dusun Mencek, Desa Serut, Panti Jember.

3. ISHAQ WAHYULLAH, usia 47 tahun, alamat Jalan KH Mas Mansur I no 41, Kelurahan Nyamplungan, Pabean Cantikan Surabaya.

About redaksi

Check Also

SYAHRI MULYO PAMIT

Post Views: 88 Calon bupati Tulungagung Incumbent Syahri Mulyo sampai tadi malam masih sembunyi dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JatimMandiri
Assign a menu in the Left Menu options.