Breaking News
Sidang TKI Narkoba - JM/Yaqin

TKI Pengedar Sabu Dituntut 20 Tahun Penjara

JatimMandiri, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim Farida Hariani di dampingi JPU Suci Anggraeni menuntut terdakwa Muhammad Syaki, TKI asal Madura dengan hukuman 20 tahun kurungan atas kepemilikan sabu seberat 2 Kilo gram. Atas tuntutan itu, terdakwa melalui penasehat hukumnya akan mengajukan pembelaan.

Tak hanya itu, JPU dalam tuntutanya mengenakan denda kepada terdakwa senilai Rp 5 miliar. Jika terdakwa tidak bisa membayar akan diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

“Menyatakan terdakwa Muhammad Syaki bersalah melakukan tindak pidana mengimport atau menyalurkan sabu dengan berat melebihi 5 gram, sesuai pasal 113 ayat (2) UU RI No. 29 Tahun 2009 dengan hukuman 20 tahun dan denda Rp. 5 miliar subsidaer 6 bulan kurungan,” ujar JPU Farida Hariani.

Menanggapi tuntutan JPU, Penasehat Hukum terdakwa, Fariji akan mengajukan pembelaan yang akan diajukan kepada majlis hakim Pengadilan Negeri Surabaya pada persidangan pekan depan.

“Kita tetap melakukan pembelaan (pledoi) pada minggu depan, mudah-mudahan putusan hakim nanti lebih rendah dari tuntutan Jaksa,” ujar Fariji saat dikonfirmasi usai persidangan digelar.

Di sisi lain, Fariji meyayangkan jika kasus peredaran narkotika jenis sabu dari Negara Malaysia yang masuk ke Surabaya melalui Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan berakhir di Pengadilan Negeri Surabaya. Sudah lebih dari 20 perkara, dan setiap masing-masing perkara barang bukti yang diamankan lebih dari 5 gram.

“Yang menjadi krusial bukan proses hukumnya, tetapi setiap barang narkotika dari Malaysia selalu lolos, tetapi begitu masuk scrool nata (Solta) Bandara Juanda kena. Kapolri dan elit politik dan aparat penegak hukum harus jemput bola dengan bekerjasama dengan polisi Diraja Malaysia,” beber Fariji menanggapi kasus peredaran narkoba dari negara Malaysia melalui perantara TKI.

Perlu di ketahui terdakwa Mohammad Syaki, seorang TKI asal Madura harus menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, setelah pulang dari negara Malaysia. Terdakwa ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Juanda Surabaya, lantaran kedapatan menyelundupkan narkoba jenis sabu sebanyak 2 kilo gram yang dimasukkan ke dalam kopernya.

Menurut keterangan terdakwa sabu-sabu adalah titipan dari teman yang ada di Malaysia, ia tidak mengetahui barang yang dibawa dari Malaysia adalah narkoba. Untuk membawa narkoba tersebut, terdakwa mendapatkan imbalan uang Rp 1,5 juta. yaq

About redaksi

Check Also

Satgas Pangan Polda Jatim Bongkar Beras Palsu

Post Views: 90 JatimMandiri,Surabaya – Tingginya harga beras  jelang Hari Raya Idul Fitri membuat pedagang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JatimMandiri
Assign a menu in the Left Menu options.